Welcome!

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Tue
28
Apr

pra BOROBUDUR TRAVEL MART (BTM)

9:13 pm

Pra BOROBUDUR TRAVEL MART merupakan agenda rutin yang diselenggarakan di Kota Solo. Pada awalnya agenda ini disebut BOROBUDUR TRAVEL MART (BTM), yang sekarang telah menjadi agenda Propinsi Jawa Tengah dan pada tahun 2009 ini akan dilaksanakan pada bulan Juli yang akan datang.

Agenda ini merupakan sarana promosi kepariwisatan dan sosialisasi “kalender of event” Kota Solo kepada para pelaku pariwisata (Tour Operator) baik dari dalam negeri maupun luar negeri, dengan harapan mereka dapat lebih mengenal kota solo dan pada akhirnya akan mampu mempromosikan kota solo sebagai daerah tujuan wisata kepada costumer di daerah asalnya.

Pra BTM dilaksanakan tanggal 24–26 April 2009 dengan kegiatan cukup padat dan melibatkan beberapa wilayah di sekitar Kota Solo. Salah satu agenda utamanya berupa INSPEKSI OBYEK WISATA dan TABLE TOP yang merupakan pertemuan antara Seller yang terdiri dari para pelaku Pariwisata Solo Raya ( Hotel, Tour Operator & Dinas Terkait ) dengan Buyer yang berasal dari luar Kota Solo.

Pra BTM kali ini dihadiri 28 Buyer dari berbagai daerah seperti : Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Surabaya, Kediri, Bali, lombok dan 4 Tour Operator dari China.

Beberapa Agenda Utama pra BTM antara lain :

24 April, WELCOME DINNER

Bertempat di Loji Gandrung yang merupakan rumah Dinas Walikota Surakarta. Pada kesempatan itu pula diperkenalkan berbagai menu kuliner khas solo diantaranya adalah Thengkleng, Bestik, Pecel Ndeso, Cabuk Rambak, dan menu khas lainnya, yang disajikan secara langsung oleh para pedagang dari GALABO lengkat dengan gerobak yang merupakan tempat penyajian menu tersebut. Sambil menikmati berbagai menu kuliner yang ada, disajikan pula hiburan berupa Tarian Jawa dan Music keroncong. Pada sesi akhir, para buyer berkesempatann berfoto bersama Walikota Solo.

25 April, OBSERVASI/INSPEKSI OBYEK WISATA

Beberapa obyek yang dikunjungi antara lain :

SMKI, menyaksikan proses belajar berbagai seni seperti : Tari, Gamelan, Dalang dan Musik Selain melihat pertunjukan Tari dari para siswa, para peserta diberikan kesempatan untuk ikut mencoba beberapa gerakan bersama para siswa yang sedang praktek menari Jawa.

ISTANA MANGKUNEGARAN, yang merupakan tempat tinggal keturunan keluarga Mangkunegoro hingga saat ini. Istana ini dibangun pada tahun 1757 oleh Raden Mas Said yang bergelar Mangkunegoro I.

MUSEUM SANGIRAN, Sebagai salah satu museum yang telah menjadi warisan budaya dunia bernomor 593. Meski saat ini masih dalam proses renovasi, namun peserta dapat menyaksikan koleksi museum yang berjumlah 13.808 buah. Koleksi yang ada di Museum antara lain berupa fosil moluska, fosil hominid/manusia, fasil binatang, fosil tumbuhan, batu-batuan, sediment tanah, dan juga peralatan batu yang dulu pernah dibuat dan digunakan oleh manusia purba yang bermukim di Sangiran.

Pada kesempatan itu pula ditampilkan beberapa kesenian kas Sragen seperti musik kentongan yang menyambut kedatangan para peserta pra BTM dan tari pergaulan “TAYUB” pada saat jamuan makan siang. Juga para peserta berkesempatan membeli beberapa souvenir berupa Batik Kliwonan, minuman fermentasi buah naga dan lain-lain.

CANDI CETHO, berjarak kurang lebih lebih 40 km kearah timur dari kota solo. Dan merupakan candi peninggalah abad 15 pada masa akhir keruntuhan Kerajaan Majapahit.

Sore hari menjelang kembali ke Solo, peserta berkenan menikmati sajian Teh di Pabrik Teh Kemuning.

Pada malam harinya, peserta pra BTM menghadiri Farewell Dinner di Padepokan Gedhong Putih, yang diramu dengan suasana khas pedesaan. Alunan suara musik lesung menyambut kedatangan para peserta. Sambutan berupa pengalungan rangkaian bunga dan welcome drink “beras kencur” menambah kehangatan suasana.

Usai makan malam para peserta berkesempatan untuk melihat proses pembuatan Keris dan sajian budaya berupa Tarian Loro Blonyo. Jamuan diakhiri dengan prosentasi berupa sosialisasi Kalender Of Event Kota Solo tahun 2009.

26 April, Sebagai puncak Agenda Pra BTM dilaksanakan TABLE TOP di Hotel Sahid Jaya.